Slide 09 / 20

Belajar Tidak Hanya di Ruang Kelas

Belajar Tidak Hanya di Ruang Kelas

Experiential Learning Ecosystem Program Studi Arsitektur Universitas Udayana

Menjadi arsitek tidak cukup hanya belajar teori. Mahasiswa akan belajar melalui pengalaman nyata, kolaborasi lintas disiplin, interaksi dengan masyarakat, industri, pemerintah, dan komunitas profesional.

👨‍🎓

MAHASISWA ARSITEKTUR UNUD

Magang

Belajar langsung di biro arsitek, konsultan, atau kontraktor.

Penelitian

Terlibat dalam penelitian dosen dan inovasi arsitektur.

Pengabdian

Merancang solusi bagi masyarakat & pemberdayaan komunitas.

Student Exchange

Belajar di perguruan tinggi lain.

Proyek Industri

Kolaborasi dengan mitra industri dan profesional.

Kompetisi

Mengikuti kompetisi desain, BIM, dan inovasi.

Workshop

Pelatihan intensif bersama praktisi dan pakar.

Kuliah Tamu

Belajar dari arsitek profesional nasional dan internasional.

Kewirausahaan

Mengembangkan ide bisnis di industri kreatif.

Community Project

Belajar bersama desa melalui proyek nyata.

Mengapa Belajar Melalui Pengalaman?

• Menghubungkan teori dengan praktik nyata.
• Mengembangkan kemampuan kolaborasi lintas disiplin.
• Meningkatkan kreativitas dan jiwa kepemimpinan.
• Memperluas jejaring profesional sejak masa kuliah.
• Mempersiapkan lulusan menghadapi tuntutan dunia kerja modern.

Implementasi kegiatan Experiential Learning & MBKM mengikuti kebijakan Universitas Udayana dan regulasi Kementerian yang berlaku.